Issues
-
April, 2008
-
March, 2008
-
February, 2008
-
January, 2008
-
December, 2007
-
November, 2007
-
October, 2007
-
September, 2007
-
August, 2007
-
July, 2007
|
home
|
Monday, 07 April 2008 |
|
Pameran bahan bangunan dan arsitektur bertajuk Renovation
Expo (Renex) 2008, baru-baru ini telah berlangsung di Jakarta Convention
Center. Pameran yang diselenggarakan oleh Panorama Convex Indah ini berlangsung
sukses. Hal ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang mendatangi pameran.
Pameran yang ketujuh kalinya ini menawarkan berbagai bahan
bangunan yang berkualitas dan sesuai dengan tren masa kini, sehingga kebutuhan konsumen
akan bahan bangunan dapat terpenuhi.
|
|
Read more...
|
|
|
Wednesday, 26 March 2008 |
|
PT Summarecon Agung Tbk, selaku perintis pengembangan
wilayah Kelapa Gading dan Dinas Pertamanan DKI Jakarta baru-baru ini membuka
sebuah taman yang diberi nama Taman Jogging Summarecon yang berlokasi di
kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Peresmian dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo
dengan menanam sebatang pohon. Dalam kata sambutannya gubernur mengharapkan
masyarakat dapat mulai turut aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan dengan
cara membangun ruang terbuka hijau di setiap perumahan.
|
|
Read more...
|
|
|
Arsitektur
|
Sebuah Langkah Kreatif dan Inovatif |
|
Arsitek selalu membuat “kejutan” baru dalam menciptakan
karya-karya mereka. Eksplorasi mereka terhadap bentuk massa, struktur, dan proporsi, didukung oleh
desain yang inovatif serta teknologi canggih semua difokuskan dalam
menghasilkan suatu karya baru. Dalam mencapai sebuah langkah kreatif eksplorasi
terhadap desain seolah-olah tidak ada batasnya. Bagi Ridwan Kamil, seorang
arsitek urban yang tengah mengeksplorasi desain-desain spektaktuler, desain
yang spontan dapat terwujud lebih unik dibandingkan dengan desain awal. Pada
desain rumahnya di Bandung Utara dia mewujudkan ide yang ekspresif dan kreatif lewat
bahasa arsitektur dengan balutan estetika dan desain yang berfungsi.
|
|
Read more...
|
|
"Permainan" Bidang-bidang Penyekat |
|
Desain hunian ini diupayakan arsiteknya merespons perubahan cuaca
dan sekaligus menyuguhkan “permainan” massa bangunan yang dinamis melalui
konsep susunan bidang penyekat (layering the bounderies).
Gagasan desain ini bertitik tolak dari keinginan pemilik rumah
untuk memiliki hunian modern dan natural yang berbeda dari rumah tinggal pada
umumnya di Surabaya, Jawa Timur. Dilihat dari kondisinya, lahan yang memanjang
ke belakang seluas 875 m2 ini berada di huk / persimpangan jalan dan satu sisi panjangnya
menghadap ke arah timur sehingga rentan terkena silau cahaya matahari. Untuk
merespons kondisi ini, pemilik memberi kebebasan merancang kepada tim konsultan
arsitektur dan interior R+DA bersama dengan tim pelaksana interior dari
SunFlower. Sebagai ide awal, arsitek Darnan dari R+DA mengusulkan wujud hunian
beratap datar yang merupakan terobosan baru di kompleks ini. Ide atap datar ini
didukung oleh pengolahan bukaan dan bidang penyekat pada massa bangunan. Konsep
ini terbukti dapat mengantisipasi perubahan iklim dengan estetika yang bernilai
seni tinggi.
|
|
Read more...
|
Interior
|
Kantor Canggih Bernuansa Alami |
|
Desain kantor ini tidak hanya mengakomodasi kegiatan bekerja
tetapi juga berhasil mengekspresikan citra perusahaan yang canggih dan atmosfer
ruang bernuansa natural modern.
Kantor yang berlokasi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta
Selatan ini merupakan basis perusahaan Concept Technology yang bergerak di
bidang tata cahaya / lighting dan sistem otomatisasi / automation system. Kantor
seluas 500 m2 ini merupakan hasil renovasi total (bangunan baru) rumah lama
yang diubah menjadi bangunan dengan total lima lantai agar dapat menampung banyak
ruangan sesuai dengan kebutuhan pekerjanya. Kantor ini juga dilengkapi oleh
sistem otomatisasi canggih agar dapat memberikan fleksibilitas, kemudahan,
kenyamanan, keamanan dan komunikasi intens sesuai dengan citra perusahaan. Konsep
desain dipercayakan kepada tim arsitek Coleen Hadipurnama dari CH Form+Graphic
sedangkan pembangunannya oleh Liman Wijaya dari Jayagiri Permai.
|
|
Read more...
|
|
Hunian menggambarkan pribadi dan aktivitas pemiliknya.
Ungkapan ini tepat sekali mengekspresikan kediaman keluarga Dr. Albertus Hendrawidjaja
SpPD yang berlokasi di kawasan Jakarta Barat.
Rumah dua lantai ini berada di sudut jalan kompleks Puri
Botanical Residence, Joglo, yang bergaya modern dan berbeda dibandingkan dengan
hunian lainnya. Fasada hunian menonjolkan komposisi kotak-kotak geometris yang
diatur maju mundur secara dinamis serta “permainan” warna hitam-putih. Wajah
hunian ini sesuai dengan keinginan Lani dan Albertus untuk mewujudkan tempat
tinggal yang mengacu pada tren terbaru. Meskipun mereka tidak berkecimpung di
bidang arsitektur, tetapi Lani dan Albertus menaruh minat besar pada desain
terutama pada detail dan material bangunan serta penataan ruang dalam di
kediaman mereka.
|
|
Read more...
|
Taman
|
Tanaman tropis diaplikasikan dalam komposisi tegas yang
serba bersih menciptakan kesan simpel dan modern melengkapi rumah tropis suasana
resor ini.
Jika biasanya tanaman tropis diaplikasikan dalam komposisi
yang serba natural maka tampilan taman yang menyelimuti bangunan tropis dua
lantai ini memberikan kesan yang berbeda dari biasanya. Secara umum tidak ada pilihan
tanaman yang khusus untuk taman ini, karena jenis-jenis tanamannya sama dengan
yang biasa kita jumpai. Perbedaannya adalah cara penataannya sehingga secara
keseluruhan memberi tampilan yang unik.
|
|
Read more...
|
|
Konsep Segmen Taman Tropis |
|
Menciptakan sebuah taman yang “dinamis” dapat dilakukan
dengan membuat pola yang lebih bervariasi untuk setiap segmen. Hal inilah yang diterapkan
pada taman rumah tinggal di kawasan Jakarta Barat yang berada pada kaveling berkelok
sebuah permukiman.
Kebijakan untuk membuat konsep bersegmen ini awalnya
disebabkan oleh bentuk kaveling yang tidak “persegi” sebagaimana layaknya
sebuah kaveling rumah tinggal. Setelah diambil untuk tempat massa bangunan yang
berbentuk L, maka kaveling yang berada di lahan lengkung tikungan jalan itu
menyisakan area terbuka yang tak beraturan. Widjatmiko Heru dari Agla Pradipta
Tama sebagai desainer lanskap, memanfaatkan keunikan tersebut menjadi ciri yang
membedakan taman ini dengan taman-taman lain pada umumnya. Penerapan konsep
taman bersegmen seperti ini menjadi lebih dinamis karena setiap bagian taman
didesain berbeda untuk melengkapi satu area aktivitas yang berbeda dari ruang-ruang
dalamnya.
|
|
Read more...
|
Wisata
|
Menjelajahi Pedalaman Flores |
|
Tampak deretan pegunungan terjal, tidak beraturan, dan sulit
untuk dilalui. Itulah kesan pertama saat memandang daratan pulau Flores. Sekalipun demikian kenyataannya gunung-gunung ini
menyimpan banyak hal mengagumkan, baik itu kawah-kawah gunung apinya maupun
desa-desa tradisional dengan beragam kerajinan tenun ikatnya .
Pulau Flores sudah dikenal sejak zaman kerajaan Majapahit
pada abad ke-14. Posisinya cukup strategis karena menjadi jalur lintasan
perdagangan kayu cendana dari pulau Timor ke Cina dan ke India. Hal ini membuat
kerajaan Gowa, kerajaan Ternate, Bangsa Portugis dan Belanda berebut untuk menguasai
pulau yang panjangnya 375 km ini. Para pendatang ini berusaha menanamkan pengaruhnya di wilayah
pesisir, tetapi hanya sedikit yang dapat menyentuh daerah pedalaman karena
terhalang oleh deretan pegunungan terjal tidak beraturan. Kini bagian dalam
Flores sudah lebih mudah dicapai dengan adanya jalan yang naik-turun membelah gunung
dan berkelok-kelok. Salah satu hal yang unik di daerah pedalaman ini adalah
kepercayaan tradisional yang tetap berakar kuat pada masyarakat penghuninya.
|
|
Read more...
|
Seni
|
AR. Soedarto Berkarya di atas Kanvas |
|
Kepiawaian melukis bagi AR Soedarto merupakan sebuah anugrah
luar biasa dari yang Maha Kuasa. Sebuah talenta olah rasa, olah pikir dan olah teknik
yang pantas disyukurinya. Melalui karyanya yang beraliran abstrak, ia turut
meramaikan khazanah dunia lukis di tanah air.
Banyaknya pelukis yang beraliran abstrak dewasa ini
merupakan berkah bagi para pelukis di tanah air karena mereka dapat menampilkan
karya terbaiknya. Griya Asri beberapa waktu yang lalu meliput karya AR.Sudarto,
seorang pelukis yang baru kembali berkarya. Dengan menggunakan alam sebagai
inspirasi objek lukisannya, ia menampilkan karya-karya yang berbeda dari karya
pelukis lainnya.
|
|
Read more...
|
|
Seni Populer Metropolitan |
|
Salah satu cirri kota metropolitan yang ada di dunia adalah
adanya beragam budaya, berpenduduk padat dan dihuni oleh berbagai bangsa dan
beragam etnis. Adanya sistem komunikasi
yang modern menyebabkan budaya asing menyebar dengan sangat cepat. Perpaduan
budaya yang beragam tersebut menjadikan gaya hidup orang-orang di kota
metropolitan menjadi unik.
Kelas sosial yang berbeda, jenis pekerjaan yang sangat
bervariasi, bercampur baur dengan tata kehidupan beragam dari kemajemukan
budaya tadi mengakibatkan gaya berpakaian, gaya berbicara, gaya menikmati hidup
dari beberapa golongan masyarakat metropolitan menjadi menarik dan khas. Biasanya
yang paling menarik dan khas bahkan aneh adalah gaya hidup kaum mudanya. Gaya
hidup kaum muda metropolitan yang khas inilah yang direkam oleh seorang seniman
Eko Priharseno, melalui seni populer metropolitan.
|
|
Read more...
|
Lingkungan hidup
|
Pengelolaan Sempadan Situ |
|
Danau atau situ secara alami menjadi penampung air untuk kawasan
yang berada di sekitarnya. Keberadaan situ
menjadi sangat bermanfaat terutama di wilayah urban dan suburban yang tingkat
polusi udaranya tinggi serta ketersediaan sumber airnya terbatas.
Jakarta memiliki daerah penyangga seperti Bekasi, Bogor dan
Tangerang. Selain sebagai wilayah permukiman bagi masyarakat yang beraktivitas
di Jakarta, keberadaan area di seputar kota tersebut juga sebagai penyedia air
dan pemberi udara segar.
|
|
Read more...
|
Gaya Hidup
|
The place to see and be seen, sebuah ungkapan yang cocok
untuk menggambarkan kafe masa kini tidak hanya untuk tempat makan dan tempat
minum tetapi juga menjadi tempat berkumpul (hang out) berkelas. Salah satu kafe
seperti ini kami tampilkan yaitu The Cafe.
The Cafe yang berlokasi di Hotel Mulia Senayan ini sudah lama
dikenal di kalangan para eksekutif dan ekspatriat. Selain menawarkan menu internasional
yang menggugah selera, tempat ini juga menjadi tempat bersantai favorit dengan
lokasi yang strategis. Belum lama ini, kafe yang terkenal dengan hidangan buffet
internasional-nya ini mengubah penampilan interiornya menjadi bergaya modern eclectic
yang berupa ruang makan yang terinspirasi elemen alam earth, water, gold, wood dan
fire. Konsep desain baru ini menampilkan suasana alam yang dikemas secara
modern, dibalut kemewahan dan suasana nyaman sesuai dengan tren masa kini. Arsitek ternama dunia, Wilson &
Associates mendesainnya dengan penambahan luas kafe untuk fasilitas baru yaitu
area pintu masuk (entrance), ruangan privat dan area untuk bersantai serta untuk
tempat acara bersama. Menu makanan juga ditambah dan disesuaikan dengan tren
selera kaum urban.
|
|
Read more...
|

|