<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Majalah Griya Asri &#187; Liputan Utama</title>
	<atom:link href="http://www.griya-asri.com/category/liputan-utama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.griya-asri.com</link>
	<description>Arsitektur &#124; Interior &#124; Taman &#124; Lingkungan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Jan 2012 08:06:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>BEREKSPERIMEN  DENGAN  MATERIAL  DAN  RUANG</title>
		<link>http://www.griya-asri.com/2011/11/bereksperimen-dengan-material-dan-ruang/</link>
		<comments>http://www.griya-asri.com/2011/11/bereksperimen-dengan-material-dan-ruang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2011 07:56:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liputan Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.griya-asri.com/2011/11/bereksperimen-dengan-material-dan-ruang/</guid>
		<description><![CDATA[Penulis : Imelda Anwar    Fotografer : M. Ifran Nurdin

Keunikan hunian ini terletak pada eksplorasi material mutakhir, komposisi bentuk geometris nan simpel dan susunan ruang transparan sehingga memberikan kenyamanan dan dapat mengekspresikan diri pemiliknya. Konsep hunian keluarga Lie Hoksan berawal dari keinginannya untuk memiliki posisi kamar tidur yang berdekatan dengan letak area berkumpul keluarga seperti ruang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Imelda Anwar    Fotografer : M. Ifran Nurdin</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/11/LU-bereksperimen-dg-material-ruang-1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1732" title="LU-bereksperimen dg material &amp; ruang-1" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/11/LU-bereksperimen-dg-material-ruang-1.jpg" alt="" width="198" height="175" /></a></p>
<p>Keunikan hunian ini terletak pada eksplorasi material mutakhir, komposisi bentuk geometris nan simpel dan susunan ruang transparan sehingga memberikan kenyamanan dan dapat mengekspresikan diri pemiliknya. Konsep hunian keluarga Lie Hoksan berawal dari keinginannya untuk memiliki posisi kamar tidur yang berdekatan dengan letak area berkumpul keluarga seperti ruang duduk dan ruang makan, sehingga mudah diakses dan efisien. Untuk mewujudkannya, ia percayakan kepada tim arsitek Ronald Pallencaoe dan Erick Laurentius S. dari konsultan Pranala untuk mengembangkan rancangan mereka pada kaveling seluas 528 m2.</p>
<p>KONSEP  ARSITEKTUR<br />
Pada tahap awal, arsitek mengolah kontur lahan yang semakin tinggi sampai 2,5 m dari jalan ke arah belakang, dengan cara cut and fill, menjadi semibasemen untuk garasi dan area servis.  Wujud massa bangunan didominasi oleh komposisi kubus geometris yang “lugas” dan diatur saling maju-mundur secara dinamis. Pada fasad, serangkaian tangga dengan kolam hias dan tanaman air memberikan kesan welcoming ketika tamu menuju ke beranda. Bagian tengah dinding pintu masuk (entrance) diatur mundur (set back) dan dibuat dari material transparan berupa kaca lebar yang diapit oleh dinding masif sehingga menegaskan “permainan” tiga dimensi yang atraktif.<br />
Sesuai dengan keinginan pemilik rumah, lantai satu ditata untuk area semiprivat seperti pantri, ruang makan dan ruang duduk tanpa dinding penyekat serta bersisian dengan area tangga, ruang kerja dan kamar tidur utama. Area ini merupakan pusat kegiatan sehari-hari sekaligus tempat untuk menjamu kerabat pemilik rumah, sedangkan lantai dua ditata untuk kamar tidur tamu dan home theater. Untuk memaksimalkan kontinuitas visual antara ruang dalam dan lingkungan sekaligus memaksimalkan masuknya cahaya alami, dinding belakang rumah terutama di lantai satu, didominasi oleh pintu kaca lipat geser yang dapat dibuka baik ke arah selatan maupun ke arah timur.</p>
<p>EKSPERIMEN  STRUKTUR<br />
Berbeda dari konstruksi hunian umumnya, deretan pintu kaca tersebut tidak terhalang oleh kehadiran kolom struktural di pojok bangunan. Hal ini merupakan hasil eksperimen arsitek untuk memindahkan beban struktural dari kolom bangunan di lantai satu ataupun di lantai dua ke deretan tiang besi iwf di lantai dua dan sepasang kolom besi beton yang mencuat ke tengah halaman belakang. Ruang duduk yang disekat dengan deretan pintu kaca terhadap teras belakang ini juga dilengkapi dengan void menerus sampai plafon lantai dua.<br />
Terobosan lain yang berhasil dilakukan oleh tim arsitek adalah struktur tangga. Setiap anak tangga terbuat dari kayu solid sepanjang 1,2 m, kemudian ditanam ke dalam dinding dengan sistem kantilever/gantung sehingga tidak bergetar ataupun bergoyang ketika dilewati. Dinding area tangga juga dilapisi oleh veneer bermotif serat kayu dengan warna yang lebih gelap, sedangkan dinding luarnya dari kaca yang lebar sehingga area ini menjadi elemen kuat dalam bangunan.<br />
Upaya lain adalah pembuatan dinding double brick dan jalusi kayu di kamar tidur utama untuk mengurangi panas matahari. Arsitek juga banyak mengekspos dan memadupadankan warna serta tekstur material pabrikasi dan material alami secara kontras. Misalnya paduan batu curi dan batu basalto yang berwarna gelap dan bertekstur kasar dengan marmer jenis travertine ataupun serpegiante yang berserat eksotik dan memiliki permukaan licin.</p>
<p>Lokasi : Kediaman Keluarga Lie Hoksan di Bandung, Jawa Barat<br />
Arsitektur dan Interior : Ronald Pallencaoe dan Erick Laurentius S. dari Konsultan Pranala</p>
<p><span id="more-1731"></span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/11/LU-bereksperimen-dg-material-ruang-2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1733" title="LU-bereksperimen dg material &amp; ruang-2" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/11/LU-bereksperimen-dg-material-ruang-2.jpg" alt="" width="198" height="163" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/11/LU-bereksperimen-dg-material-ruang-3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1735" title="LU-bereksperimen dg material &amp; ruang-3" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/11/LU-bereksperimen-dg-material-ruang-3.jpg" alt="" width="198" height="171" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/11/LU-bereksperimen-dg-material-ruang-4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1736" title="LU-bereksperimen dg material &amp; ruang-4" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/11/LU-bereksperimen-dg-material-ruang-4.jpg" alt="" width="198" height="158" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/11/LU-bereksperimen-dg-material-ruang-5.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1737" title="LU-bereksperimen dg material &amp; ruang-5" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/11/LU-bereksperimen-dg-material-ruang-5.jpg" alt="" width="132" height="198" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/11/LU-bereksperimen-dg-material-ruang-6.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1738" title="LU-bereksperimen dg material &amp; ruang-6" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/11/LU-bereksperimen-dg-material-ruang-6.jpg" alt="" width="198" height="165" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/11/LU-bereksperimen-dg-material-ruang-7.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1739" title="LU-bereksperimen dg material &amp; ruang-7" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/11/LU-bereksperimen-dg-material-ruang-7.jpg" alt="" width="163" height="198" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/11/LU-bereksperimen-dg-material-ruang-8.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1740" title="LU-bereksperimen dg material &amp; ruang-8" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/11/LU-bereksperimen-dg-material-ruang-8.jpg" alt="" width="198" height="164" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/11/LU-bereksperimen-dg-material-ruang-9.jpg"><img class="size-full wp-image-1741 aligncenter" title="LU-bereksperimen dg material &amp; ruang-9" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/11/LU-bereksperimen-dg-material-ruang-9.jpg" alt="" width="318" height="158" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.griya-asri.com/2011/11/bereksperimen-dengan-material-dan-ruang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KONSEP  MUTUALISME</title>
		<link>http://www.griya-asri.com/2011/10/konsep-mutualisme/</link>
		<comments>http://www.griya-asri.com/2011/10/konsep-mutualisme/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 00:06:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liputan Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.griya-asri.com/?p=1630</guid>
		<description><![CDATA[Penulis : Imelda Anwar dan Viva Rahwidhiyasa        Fotografer : Ahkamul Hakim

Sebuah produk arsitektur hendaknya tidak hanya didesain untuk menjadi lebih baik atau lebih indah tetapi juga berkelanjutan (sustainable). Inilah pemikiran arsitek Budi Pradono yang terwujud pada karya terbarunya yang diberi nama R-House.
Pemikiran Budi rupanya sejalan dengan pemikiran pemilik rumah, Roni Aidil dan terealisasi dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Imelda Anwar dan Viva Rahwidhiyasa        Fotografer : Ahkamul Hakim</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1632" title="LU-konsep mutualisme-1" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-1.jpg" alt="" width="227" height="116" /></a></p>
<p>Sebuah produk arsitektur hendaknya tidak hanya didesain untuk menjadi lebih baik atau lebih indah tetapi juga berkelanjutan (sustainable). Inilah pemikiran arsitek Budi Pradono yang terwujud pada karya terbarunya yang diberi nama R-House.<br />
Pemikiran Budi rupanya sejalan dengan pemikiran pemilik rumah, Roni Aidil dan terealisasi dalam desain hunian keluarga Roni yang berlokasi di Tanah Baru, Depok. Desain hunian ini mengutamakan konsep mutualisme, yang artinya menciptakan kebersamaan antara pemilik rumah dengan tetangga sehingga saling menguntungkan. Mengacu kepada konsep desain ini, arsitek memadukan antara potensi dari kontur lahan, pergerakan cahaya matahari dan unsur air dengan pengolahan bentuk dan susunan ruang, detail konstruksi sampai desain interior hunian.<br />
DESAIN  ARSITEKTUR  DAN  INTERIOR<br />
Dilihat dari kondisinya, lahan dengan luas 1701 m² ini berbentuk tidak beraturan dan terbagi menjadi dua bagian dengan luas dan ketinggian lahan yang berbeda. Bagian muka lahan merupakan kaveling standar kompleks dengan lebar 8 m dan kontur tanah yang landai. Bagian belakang lahannya berbentuk mengantong dengan kontur tanah lebih tinggi sampai 3 m dari kontur tanah di sekitarnya. Berdasarkan kondisi ini, arsitek memanfaatkan seluruh bagian muka lahan untuk ruang-ruang publik seperti ruang tamu, kamar tidur tamu dan garasi sedangkan bagian belakang lahan hanya dibangun sebagian untuk area privat. Halaman belakang yang luas diolah menjadi taman dan kolam renang, sedangkan area transisi diantara bagian muka dan bagian belakang hunian didesain berupa inner courtyard semiterbuka.<br />
Lantai atas bangunan didesain berupa beranda lengkap dengan seperangkat kursi khas Betawi untuk menerima tamu yang dapat diakses melalui tangga luar. Adapun lantai bawah dibuat transparan untuk garasi dan tangga ramp, yang merupakan akses bersifat privat menuju ke ruang dalam hunian sekaligus penghubung kontur tanah yang ekstrem. Di area transisi ini, arsitek lebih banyak menerapkan material dan finishing yang mutakhir seperti balok dan lantai berlapis acian semen yang dipadu dengan bahan alami seperti lantai dan sebagian dinding yang berlapis batu andesit serta kusen dan daun pintu dari kayu.<br />
Yang unik dari area transisi ini adalah naungan yang terbuat dari logam berlubang-lubang (perforated metal) kecil yang dibiarkan terbuka serta beberapa lubang aksentuasi berbentuk elips besar yang ditutup kaca transparan. Arsitek ingin menghadirkan “permainan” bayang-bayang (shadow) dari cahaya matahari yang menerangi area ini dan memaksimalkan sirkulasi udara segar ke dalam area. Pendekatan desain yang serupa juga diterapkan pada naungan di muka kamar tidur utama dan pada skylight di selasar dalam hunian sehingga penghuni rumah dapat merasakan perubahan cuaca dari waktu pagi sampai senja hari.<br />
Beranjak ke bagian belakang hunian, suasananya tampil lebih “cair” dan berkesan futuristik. Massa bangunan ini terdiri dari tiga blok. Blok yang paling besar tersambung dengan area transisi dan didesain agak tertutup sedangkan dua blok lainnya ditata “menjorok” ke halaman belakang dengan posisi saling tegak lurus dan bersisian dengan kolam renang.<br />
Yang unik dari desain bagian belakang di hunian ini adalah pengolahan unsur air dalam desain sehingga memberikan kesan sejuk dalam ruangan. Berbeda dari umumnya, arsitek menempatkan kolam ikan beragam ukuran di dalam ataupun di tepi bangunan sedangkan kolam renang berada di halaman belakang. Hasilnya, apabila dilihat dari denah, hunian dengan luas terbangun 796 m² ini seolah-olah “terapung” (floating) di atas “danau”. Hal ini sesuai dengan hobi pemilik rumah yang senang bertualang atau ingin mencoba hal baru.</p>
<p>Lokasi : Kediaman Keluarga Roni Aidil (R-House) di Kawasan Tanah Baru, Depok<br />
Konsultan Arsitektur dan Interior : Budi Pradono dari Budi Pradono Architects</p>
<p><span id="more-1630"></span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1634" title="LU-konsep mutualisme-2" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-2.jpg" alt="" width="227" height="130" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1635" title="LU-konsep mutualisme-3" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-3.jpg" alt="" width="151" height="227" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1636" title="LU-konsep mutualisme-4" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-4.jpg" alt="" width="227" height="180" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-5.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1637" title="LU-konsep mutualisme-5" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-5.jpg" alt="" width="151" height="227" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-6.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1638" title="LU-konsep mutualisme-6" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-6.jpg" alt="" width="151" height="227" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-7.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1639" title="LU-konsep mutualisme-7" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-7.jpg" alt="" width="227" height="110" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-8.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1640" title="LU-konsep mutualisme-8" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-8.jpg" alt="" width="151" height="227" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-9.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1641" title="LU-konsep mutualisme-9" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-9.jpg" alt="" width="204" height="227" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-10.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1642" title="LU-konsep mutualisme-10" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-10.jpg" alt="" width="151" height="227" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-11.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1643" title="LU-konsep mutualisme-11" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/10/LU-konsep-mutualisme-11.jpg" alt="" width="255" height="104" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.griya-asri.com/2011/10/konsep-mutualisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HARMONISASI  DENGAN  ALAM</title>
		<link>http://www.griya-asri.com/2011/09/harmonisasi-dengan-alam/</link>
		<comments>http://www.griya-asri.com/2011/09/harmonisasi-dengan-alam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Sep 2011 22:36:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liputan Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.griya-asri.com/?p=1543</guid>
		<description><![CDATA[Penulis : Imelda Anwar    Fotografer : M. Ifran Nurdin
Javaplant yang berlokasi di kawasan perbukitan di Tawangmangu, Jawa Tengah ini merupakan perusahaan yang khusus memproduksi ekstrak hasil alam (botanical extraction) di Indonesia seperti daun teh, biji kopi, bumbu dan aneka herbal. Rancangan kantor dan laboratorium yang dibangun empat tahun lalu ini, dipercayakan kepada arsitek Andra Matin, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Imelda Anwar    Fotografer : M. Ifran Nurdin</p>
<p><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1546" title="LU-harmonisasi dengan alam-1" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-1.jpg" alt="" width="227" height="178" /></a>Javaplant yang berlokasi di kawasan perbukitan di Tawangmangu, Jawa Tengah ini merupakan perusahaan yang khusus memproduksi ekstrak hasil alam (botanical extraction) di Indonesia seperti daun teh, biji kopi, bumbu dan aneka herbal. Rancangan kantor dan laboratorium yang dibangun empat tahun lalu ini, dipercayakan kepada arsitek Andra Matin, sedangkan desain interior dan rancangan pabriknya dipercayakan kepada tim intern Javaplant.<br />
Mengacu pada konsep modern tropis, rancangan bangunan di kompleks Javaplant memadukan bahan alami dengan material mutakhir di samping memanfaatkan potensi lingkungan sekitarnya. Pada tahap awal, arsitek menata posisi bangunan dan jalur sirkulasi baik sirkulasi untuk orang maupun untuk barang yang efisien. Dua bangunan yaitu kantor dan laboratorium, ditata dalam formasi saling tegak lurus menyerupai huruf L. Bangunan kantor yang hanya satu lantai ditandai oleh atap model pelana sedangkan bangunan pabrik yang terdiri dari dua lantai, ditutup oleh sebidang atap miring.<br />
Dalam pengolahan lahan dan bangunan, arsitek memasukkan unsur air yang berefek menenangkan dengan cara membuat kolam ikan koi di bagian belakang bangunan kantor utama dan di bagian muka kantor pemasaran. Kolam ini dibuat mengelilingi kantor bahkan bangunannya, seolah-olah menjorok di atas permukaan kolam sehingga menarik perhatian (eye catcher) orang yang datang.<br />
Pada tahap selanjutnya, arsitek menerapkan susunan ruang linier pada bangunan kantor dengan jalur sirkulasi di tengah dan diapit oleh deretan ruang kerja staf. Bagian muka kantor ditata untuk area penerima tamu dan bagian belakang untuk ruang rapat serta ruang pimpinan. Untuk layout laboratorium, susunan ruangnya dirancang linier tetapi jalur sirkulasi berada di sisi bangunan yang bersebelahan dengan jalan agar kegiatan dalam laboratorium tidak terganggu.<br />
Sesuai dengan prinsip arsitektur tropis, sebagian dinding luar bangunan kantor ataupun laboratorium dirancang secara transparan berupa jendela kaca lebar, skylight di atap dan deretan lubang udara di bawah atap. Konsep berbasis indoor-outdoor ini juga memaksimalkan masuknya cahaya alami dan memaksimalkan sirkulasi udara serta terdapat kontinuitas visual antarruang dengan orientasi ke arah luar sehingga memberikan kesan “merangkul” alam ke dalam bangunan. Kesan modern ditonjolkan melalui tiang balok strukural dari baja beton dan rangka kayu atap yang diekspos. Bagian tengah/nok atap kantor sengaja ditutup oleh bahan transparan agar ruang dalam senantiasa terang secara alami.<br />
Selain itu sebuah detail pada fasad bangunan dan tampak belakang laboratorium didesain menyerupai “anjungan” dengan posisi menjorok ke luar dari dinding. “Anjungan” ini hanya disekat oleh dinding kaca mulai dari lantai sampai plafon agar memberikan pemandangan lepas ke arah sekitarnya. Yang menjadi ciri khas dari kompleks Javaplant ini adalah dinding pengisi bangunan yang terdiri dari dua macam material yaitu susunan batu bata dengan acian halus dan beton. Dinding batu bata ini diolah secara kreatif, misalnya diantara susunan bata sengaja dibuat lubang-lubang untuk mengalirkan udara sejuk ke dalam ruang. Pada siang hari, cahaya yang masuk melalui lubang diantara batu bata tersebut menghasilkan bayang-bayang berbentuk garis ataupun titik-titik sehingga tercipta “permainan” bayangan yang dinamis.</p>
<p>Lokasi : Kantor dan Laboratorium Javaplant di Tawangmangu, Surakarta, Jawa Tengah<br />
Pemilik : PT Tri Rahardja dari Deltomed Grup<br />
Arsitektur : Andra Matin</p>
<p><span id="more-1543"></span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1547" title="LU-harmonisasi dengan alam-2" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-2.jpg" alt="" width="227" height="151" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1549" title="LU-harmonisasi dengan alam-3" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-3.jpg" alt="" width="255" height="123" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1550" title="LU-harmonisasi dengan alam-4" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-4.jpg" alt="" width="225" height="227" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-5.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1551" title="LU-harmonisasi dengan alam-5" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-5.jpg" alt="" width="227" height="215" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-6.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1552" title="LU-harmonisasi dengan alam-6" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-6.jpg" alt="" width="151" height="227" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-7.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1553" title="LU-harmonisasi dengan alam-7" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-7.jpg" alt="" width="227" height="188" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-8.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1554" title="LU-harmonisasi dengan alam-8" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-8.jpg" alt="" width="255" height="170" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-9.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1555" title="LU-harmonisasi dengan alam-9" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-9.jpg" alt="" width="151" height="227" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-10.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1556" title="LU-harmonisasi dengan alam-10" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-10.jpg" alt="" width="227" height="163" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-11.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1557" title="LU-harmonisasi dengan alam-11" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-11.jpg" alt="" width="170" height="255" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-12.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1558" title="LU-harmonisasi dengan alam-12" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-12.jpg" alt="" width="222" height="227" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-13.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1559" title="LU-harmonisasi dengan alam-13" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/09/LU-harmonisasi-dengan-alam-13.jpg" alt="" width="227" height="202" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.griya-asri.com/2011/09/harmonisasi-dengan-alam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>EKSOTIKA  ALAM  SUBURBAN</title>
		<link>http://www.griya-asri.com/2011/08/eksotika-alam-suburban/</link>
		<comments>http://www.griya-asri.com/2011/08/eksotika-alam-suburban/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Aug 2011 21:49:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liputan Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.griya-asri.com/?p=1468</guid>
		<description><![CDATA[Penulis : Imelda Anwar    Fotografer : M. Ifran Nurdin
Memanfaatkan pepohonan rimbun dan udara segar di kawasan pinggiran kota, Edo dan keluarga berniat untuk memiliki hunian bergaya modern dengan suasana dan fasilitas seperti hotel resor. Rancangan arsitektur rumah dengan lahan seluas 3000 m2 dan bangunan seluas 2800 m2 ini dipercayakan kepada arsitek Indra Hartanu dari konsultan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Imelda Anwar    Fotografer : M. Ifran Nurdin</p>
<p><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/08/eksotika-alam-suburban-1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1470" title="eksotika alam suburban-1" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/08/eksotika-alam-suburban-1.jpg" alt="" width="211" height="255" /></a>Memanfaatkan pepohonan rimbun dan udara segar di kawasan pinggiran kota, Edo dan keluarga berniat untuk memiliki hunian bergaya modern dengan suasana dan fasilitas seperti hotel resor. Rancangan arsitektur rumah dengan lahan seluas 3000 m2 dan bangunan seluas 2800 m2 ini dipercayakan kepada arsitek Indra Hartanu dari konsultan Fusionarc Architects, sedangkan desain interiornya mengolaborasikan keinginan pemilik dan desainer interior Irfansyah.<br />
Pertama, arsitek berupaya memanfaatkan lahan yang berkontur naik ke arah belakang. Bangunan utama hanya menempati sebagian lahan di tengah kaveling sedangkan sebagian lahan lainnya untuk bangunan fasilitas dan area outdoor yang bersifat privat. Dengan adanya perbedaan kontur tanah, sebagian ruang dalam bangunan ditata dengan pola split level. Ketika memasuki area pintu masuk (entrance), kita langsung naik ke area publik seperti foyer, ruang penerima tamu dan kamar tidur tamu yang menempati sebagian dari lantai dasar bangunan.<br />
Sebagian lain dari lantai dasar ditata untuk area servis sedangkan home theater dapat diakses melalui pintu samping. Susunan ruang (layout) ini juga memberi privasi lebih terjaga bagi penghuni karena ruang-ruang semiprivat berada di lantai satu dan ditata agar berorientasi ke arah luar, terutama ke arah pepohonan rimbun di kejauhan. Mengacu pada perhitungan fengshui, pintu masuk utama rumah menghadap pada sisi lahan samping.<br />
Untuk menyiasati kondisi ini, arsitek merancang massa bangunan berupa komposisi kubus geometris yang diatur saling maju-mundur secara dinamis. Setiap kubus diolah dengan susunan dinding masif, pintu dan jendela kaca lebar serta teritis simpel. Sebagai aksen, terdapat satu kubus berupa balkon yang sengaja dibuat menjorok keluar dari susunan bangunan dan terdapat pula satu kubus lain yang bentuknya vertikal berisi area tangga.<br />
Aksentuasi lain hadir berupa beberapa dinding luar yang diberi finishing panel bermotif serat kayu dan ada pula sebidang penyekat luar (secondary skin) dari kayu serta kerangka baja yang melindungi ruang dalam dari terik cahaya matahari. Pengolahan elemen geometris pada fasad berhasil menegaskan kesan modern dan “diperlunak” dengan aplikasi material alami seperti batu alam untuk pelapis dinding, papan kayu untuk penutup lantai dan bahan furnitur, pepohonan hijau khas tropis serta gemercik air mancur yang ditata mengelilingi teras.<br />
Salah satu dinding kolam ikan koi yang berada di teras muka sengaja disekat dengan kaca dan ditempatkan lebih tinggi dari ruang tamu agar menjadi pusat perhatian (eye catcher) yang memberi pemandangan “segar”. Area outdoor yang bersifat privat ini hanya disekat oleh pintu kaca lipat geser terhadap ruang menonton TV dan ruang makan yang ditata menyatu tanpa dinding penyekat serta dilengkapi dengan void dua lantai dan plafon yang tinggi.<br />
Sebuah ruang duduk dan ruang kerja juga ditata secara terbuka di lantai atas. Susunan ruang dalam yang “mengalir” ini memberi kesan rumah yang lapang dan adanya kontinuitas visual antara indoor dan outdoor berhasil mewujudkan konsep “merangkul” keindahan lingkungan di luar ke dalam rumah. Penataan interior rumah cenderung modern dengan pilihan furnitur yang simpel, nyaman dan didominasi oleh warna-warna alami seperti gradasi hitam, cokelat, abu-abu, krem dan putih gading.</p>
<p>Lokasi : Rumah Tinggal K12 di Cibubur, Jakarta Timur<br />
Arsitektur : Indra Hartanu, ST., MT dari Fusionarc Architects<br />
Interior : Ifransyah, ST dari Fusionarc Architects<br />
Sebagian Aksesori Interior : Koleksi Brio VL dan Vinoti Living</p>
<p><span id="more-1468"></span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/08/eksotika-alam-suburban-2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1472" title="eksotika alam suburban-2" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/08/eksotika-alam-suburban-2.jpg" alt="" width="255" height="201" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/08/eksotika-alam-suburban-3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1473" title="eksotika alam suburban-3" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/08/eksotika-alam-suburban-3.jpg" alt="" width="255" height="170" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/08/eksotika-alam-suburban-4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1474" title="eksotika alam suburban-4" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/08/eksotika-alam-suburban-4.jpg" alt="" width="255" height="170" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/08/eksotika-alam-suburban-5.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1475" title="eksotika alam suburban-5" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/08/eksotika-alam-suburban-5.jpg" alt="" width="255" height="217" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/08/eksotika-alam-suburban-6.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1476" title="eksotika alam suburban-6" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/08/eksotika-alam-suburban-6.jpg" alt="" width="255" height="229" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/08/eksotika-alam-suburban-7.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1477" title="eksotika alam suburban-7" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/08/eksotika-alam-suburban-7.jpg" alt="" width="255" height="233" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/08/eksotika-alam-suburban-8.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1478" title="eksotika alam suburban-8" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/08/eksotika-alam-suburban-8.jpg" alt="" width="255" height="191" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/08/eksotika-alam-suburban-9.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1479" title="eksotika alam suburban-9" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/08/eksotika-alam-suburban-9.jpg" alt="" width="255" height="252" /></a></p>
<p style="text-align: center;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.griya-asri.com/2011/08/eksotika-alam-suburban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sentuhan Personal yang Memukau</title>
		<link>http://www.griya-asri.com/2011/07/sentuhan-personal-yang-memukau/</link>
		<comments>http://www.griya-asri.com/2011/07/sentuhan-personal-yang-memukau/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jul 2011 02:06:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liputan Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.griya-asri.com/?p=1397</guid>
		<description><![CDATA[Penulis : Okita Sisy Tiara
Fotografer : Ahkamul Hakim
Di atas lahan seluas 1200 m2 ini, arsitek berusaha mengakomodasi berbagai keinginan dan kebutuhan pemilik rumah ke dalam sebuah konsep desain yang terpadu. Jika dilihat dari luar, pintu krepyak yang berjajar di sepanjang fasad bangunan ini mengingatkan kita akan bangunan bergaya kolonial Belanda, memberikan kesan aristrokat yang elegan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Okita Sisy Tiara<br />
Fotografer : Ahkamul Hakim</p>
<p><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1399" title="sentuhan personal yag memukau-1" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-1.jpg" alt="" width="250" height="255" /></a>Di atas lahan seluas 1200 m2 ini, arsitek berusaha mengakomodasi berbagai keinginan dan kebutuhan pemilik rumah ke dalam sebuah konsep desain yang terpadu. Jika dilihat dari luar, pintu krepyak yang berjajar di sepanjang fasad bangunan ini mengingatkan kita akan bangunan bergaya kolonial Belanda, memberikan kesan aristrokat yang elegan. Pintu-pintu pada hunian ini menggunakan finishing duco mentah dengan warna putih doff yang memperkuat suasana gaya kolonial Belanda.<br />
Hunian ini memiliki beberapa massa bangunan yang terpisah, dan banyak bukaan dengan view ke arah taman dan ke arah kolam renang. Hal ini sesuai dengan prinsip hunian tropis yang mengoptimalkan masuknya cahaya matahari dan udara alami ke dalam ruangan.<br />
Saat memasuki pintu masuk (entrance) utama, kita akan “disambut” oleh sebuah koridor yang cukup lebar dan megah. Koridor ini akan menggiring kita kedua tempat yang berbeda. Di sebelah kanan, kita akan menemukan bangunan penerima tamu yang dirancang terpisah dari massa bangunan utama. Bangunan ini difungsikan sebagai area berkumpul bersama teman-teman, tanpa mengganggu privasi dan kenyamanan keluarga. sedangkan pada bangunan induk terdapat ruangan makan dan ruangan keluarga yang dirancang tanpa sekat. Di lantai dua terdapat tiga buah kamar tidur, sebuah ruangan home theater, dan pantri khusus untuk keluarga.<br />
Penataan furnitur yang baik serta hiasan ornamen cantik membuat setiap sudut dari hunian ini terlihat menarik. Pemilik memilih paduan furnitur tibet dan oriental. Furnitur Tibet memiliki ciri khas warna merah, hijau, kuning, dan penuh motif floral, sedangkan furnitur oriental memiliki ciri khas paduan warna merah dan warna emas.<br />
Perpaduan kedua furnitur ini menghasilkan suasana bernuansa oriental yang kental. Ruangan seperti powder room, ruang makan dan ruang keluarga pada bangunan induk didominasi oleh paduan furnitur Tibet-oriental ini.<br />
Secara keseluruhan, kejelian arsitek dan kreativitas pemilik rumah, mampu menghasilkan sebuah hunian yang unik, memukau dan sangat terasa cita rasa personalnya.</p>
<p>Lokasi    : Triss Living di kawasan Kemang Dalam, Jakarta Selatan.<br />
Arsitek    : Bambang L. Gambiro – PT Triaco<br />
Interior &amp; pemilik :  Trisni</p>
<p><span id="more-1397"></span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1400" title="sentuhan personal yag memukau-2" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-2.jpg" alt="" width="246" height="255" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1401" title="sentuhan personal yag memukau-3" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-3.jpg" alt="" width="132" height="255" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1402" title="sentuhan personal yag memukau-4" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-4.jpg" alt="" width="254" height="255" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-5.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1403" title="sentuhan personal yag memukau-5" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-5.jpg" alt="" width="255" height="194" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-6.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1404" title="sentuhan personal yag memukau-6" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-6.jpg" alt="" width="255" height="204" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-7.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1405" title="sentuhan personal yag memukau-7" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-7.jpg" alt="" width="158" height="255" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-8.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1406" title="sentuhan personal yag memukau-8" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-8.jpg" alt="" width="139" height="255" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-9.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1408" title="sentuhan personal yag memukau-9" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-9.jpg" alt="" width="255" height="210" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-10.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1409" title="sentuhan personal yag memukau-10" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-10.jpg" alt="" width="255" height="119" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-11.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1410" title="sentuhan personal yag memukau-11" src="http://www.griya-asri.com/wp-content/uploads/2011/07/sentuhan-personal-yag-memukau-11.jpg" alt="" width="255" height="181" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.griya-asri.com/2011/07/sentuhan-personal-yang-memukau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

