Oleh : Viva Rahwidhiyasa Fotografer : Didan Sardjono
Bambu merupakan material lokal yang potensial untuk dikembangkan. Selain eksotis, bambu juga memiliki karakter fisik yang kuat dengan kelenturan yang tinggi sehingga layak digunakan untuk elemen struktural dan non struktural pada bangunan.
Di Indonesia bangunan yang terbuat dari bambu identik dengan bangunan sederhana dan erat kaitannya dengan yang “berbau” tradisional. Eksplorasi bambu dalam aplikasi desain modern sudah banyak dilakukan tetapi belum memasyarakat secara luas. Namun, beberapa arsitek lokal telah meraih sukses dengan karya spektakuler tingkat dunia karena berhasil bereksplorasi dengan bambu untuk karya desainnya. Eksplorasi bambu pada dunia desain dan arsitektur menjadi satu alternatif untuk mewujudkan spirit lokal. Desain yang berspirit lokal ini merupakan suatu bentuk nyata dalam upaya gerakan hemat energi yang menciptakan perancangan berorientasi pada alam. Hal di atas mengejawantah pada acara field seminar Green Design ARCHITECTOUR 2009 yang diselenggarakan oleh Green Design Community dan Majalah Griya Asri didukung oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) daerah Bali yang berlangsung dari tanggal 27 – 30 Oktober 2009 di Bali.





